Anime & Astral Menemani di Saat Pandemi


 

        Lelaki yang akrab disapa Bani ini menguak bahwa medsos punya banyak manfaat. Bincang tipis hanya dilakukan melewati chat WA kurang lebih satu jam. Sangat pantas acungan jempol ditujukan kepada siswa kelas IXB ini. Ketertarikan perbincangan ini, berawal ketika dia ini membalas chat WA dengan salah satu guru pengajarnya. 


    "Pembelajaran selalu saya nomor satukan, setelah itu baru saya nonton Anime Dr.stone dan main Game Astral Guardian". Ungkap anak pertama dari dua bersaudara ini. Karena memang di semua guru mapel, tidak ada nama Bani dalam daftar pemberitahuan yang biasanya diumumkan setelah magrib di grup orang tua selama pembelajaran daring dilaksanakan. 

    Arbani mengungkapkan dengan nonton Anime Dr.Stone itu, selain menambah pengetahuan maka dia juga terbawa arus positif . Dia mampu mengerti bahasa Jepang. Walaupun hanya sedikit yang dia ketahui tapi bisa bermanfaat jika video anime ini tak ada teksnya. Dia sudah memahami apa yang diceritakan dalam video tersebut. Untuk memastikan mana santun dan tidaknya bahasa tersebut, dia juga melihat kamus bahasa Jepang di google. 

    "Kalau nonton Anime ini sudah sekitar 10 bulan yang lalu dan sudah menyelesaikan berpuluh-puluh episode. Sedangkan dengan Game Astral ini sudah satu tahun lebih". Tutur Arbani panjang lebar dan menjelaskan tentang apa Anime dan Game tersebut. 


    Kekhawatiran tentang pemborosan kuotapun juga dipertanyakan. Namun, Bani berdalih bahwa kuota yang ia dapat terkadang dibelinya dari hasil keringat sendiri dengan bekerja. 

    Perbincangan ini hanya sebagian sisi positif yang bisa dilakukan siswa selama masa pandemi. Karena tak dipungkiri, pada saat pandemi, sebagian besar siswa sangat dekat dengan Smartphone mereka. Dengan dikelilingi berbagai aplikasi dan game online yang tak bisa ditangkis di zaman Z ini.  Namun, kesadaran pemakainya yang perlu banyak pembinaan. Phone saja bisa Smart, masa manusianya tak bisa Smart daripada Phonenya.

    
Diah NN

2 komentar: