Akhmad Bahyuni dalam Puisi "7 Bait untuk Negeriku)


 


Tertatih dalam sebuah kenyataan

Suratan nasib yang kini dirasakan 

Terbelenggu tangan-tangan kejam

Hingga mata tajampun  terpejam


Ketika kata harus menyembah

Pada muka bejat penjajah

Negeri ini suram

Impianpun terbenam


Tak banyak berkata-kata

Selaksa duka datang menyapa

Tembakan getar menggelegar

Hapuskan rasa sabar


Hai anak bangsa

Keluh kesah tiada guna

Bangkit bersatulah

Karena kita tidaklah kalah


Duhai bumiku pertiwi 

Dengan damai merangkai mimpi

Mati dan berjuang

Atau hidup ditindas orang?


Pergilah kamu pelukis luka

Jauh pergi hapus nestapa

Buang semua nyanyian sendu

Kami berpijak tanpa kakimu


Kini sudah tibalah saatnya

Kembali kita pada semula 

Dalam buaian negeri yang permai

Dalam memori indah yang damai


Akhmad Bahyuni (Siswa SMP Negeri 2 Batulicin)

Juara III Lomba Cipta Puisi Perjuangan Tingkat Sekolah Lanjutan Se-Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2013 dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 7 Februari Pagatan.



1 komentar: